Malaysia– Institut Agama Islam (IAI) NATA Sampang dan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) telah menandatangani Letter of Intent (LOI) sebagai langkah awal untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Acara penandatanganan ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat USIM dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari kedua institusi.(24/07/2024) Acara ini dihadiri oleh KH. Moh Thoyyib Madani, MA,. Senat IAI NATA Sampang, bersama dengan Rifki Rufaida, M.H, Rektor IAI NATA Sampang, dan Maryam Qodarin, S.Si., M.Sc. Serta Kehadiran Professor Dr. H. Norakyairee Mohd Raus ( Pusat Penyelidikan Ibnu Ummi Maktum) Guna mempertegas komitmen kedua belah pihak dalam membangun sinergi yang bermanfaat. Dalam sambutannya, Rektor IAI NATA Sampang, Rifki Rufaida, M.H, menyampaikan harapannya bahwa kerja sama ini akan membuka peluang besar bagi mahasiswa dan staf akademik kedua institusi. “Penandatanganan LOI ini merupakan langkah awal yang sangat penting. Kami berharap dapat menjalin kerja sama yang erat dengan USIM dalam berbagai program akademik dan penelitian,” ujarnya.
Pembukaan Kuliah Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang di Desa Disanah, Kecamatan Sreseh Sampang Tahun 2024
Sampang, Pembukaan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) 2024 di Desa Disanah, Kecamatan Sreseh, berlangsung lancar di Kantor Kecamatan Sreseh yang dihadiri oleh Pak Camat Sreseh, PJ Desa Disanah, Tokoh masyarakat, perwakilan Polsek Sreseh, Kodim Sreseh serta Ibu Bidan dari Puskesmas Sreseh. Senin 22/07/2024. Acara ini dibuka langsung oleh Pak Camat Sreseh, Bapak Arif Purna Hermawan, yang memberikan sambutan hangat kepada para peserta dan undangan yang hadir. Dalam sambutannya, Pak Camat Arif Purna Hermawan menekankan pentingnya program KPM dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kegiatan KPM ini sangat penting dalam mendorong kemajuan desa kita. Saya berharap para mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Disanah” ujarnya. Tak hanya Pak Camat, PJ Desa Disanah Bapak Moh Fahrorrosi, S.Pd.SD. juga turut memberikan sambutan. Beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para mahasiswa yang telah memilih Desa Disanah sebagai lokasi pengabdian. “Kami sangat berterima kasih atas kedatangan para mahasiswa KPM di desa kami. Semoga dengan adanya program ini, berbagai permasalahan di desa dapat ditemukan solusinya dan masyarakat bisa lebih maju,” Ujarnya. Sambutan terakhir disampaikan oleh Ketua Panitia KPM, Ibu Megawati Fajrin M.Pd. Beliau menjelaskan berbagai program yang akan dijalankan selama masa pengabdian, termasuk pendidikan dan kesehatan, beliau juga berpesan kepada mahasiswa KPM agar selalu menjaga nama baik almamater kampus IAI NATA. “Kami telah merencanakan berbagai kegiatan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Disanah. Kami sangat berharap kerjasama dari semua pihak untuk kesuksesan program ini, kami juga berpesan kepada mahasiswa KPM ini untuk selalu menjaga nama baik almamater kampus IAI NATA selama melaksanakan KPM” tutur Ibu Mega. Acara pembukaan diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara para peserta KPM, pejabat kecamatan, dan masyarakat setempat. Kegiatan KPM ini akan berlangsung selama satu bulan dengan berbagai agenda yang telah disusun untuk membantu masyarakat Desa Disanah. Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, diharapkan program KPM Mahasiswa IAI NATA tahun 2024 ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang signifikan bagi Desa Disanah dan sekitarnya.
Pembekalan Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang tentang Penanganan Stunting di Kabupaten Sampang oleh BKKBN Jatim
Sampang- Mahasiswa Institut Agama Islam Nazhatut Thullab (IAI NATA) Sampang mendapatkan pembekalan khusus terkait penanganan stunting di Kabupaten Sampang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh IAI NATA Sampang bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur. (20/07/2014) Pembekalan ini diadakan di aula IAI NATA Sampang dengan dihadiri oleh Wakil Rektor I IAI NATA Sampang, Ibu Masykurotus Syarifah, MH., yang memberikan sambutan hangat kepada para peserta. Dalam sambutannya, Wakil Rektor I IAI NATA Sampang menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam upaya penanganan stunting di masyarakat. “Mahasiswa memiliki potensi besar dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya gizi seimbang dan kesehatan anak. Melalui kegiatan pengabdian ini, kita berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Sampang,” ujar Ibu Masykurotus Syarifah, M.H Pembekalan ini juga menghadirkan narasumber dari BKKBN Jawa Timur yaitu Lailatul Maulidiyah, S.I.Kom, M.Med.Kom. yang memberikan materi komprehensif mengenai stunting, faktor penyebab, serta strategi penanganannya. Para mahasiswa dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak serta cara pencegahan stunting. Dalam sesi tanya jawab, para mahasiswa sangat antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi program penanganan stunting di lapangan. Hal ini menunjukkan tingginya minat dan keseriusan mereka dalam menjalankan tugas pengabdian masyarakat. Selain itu, BKKBN Jawa Timur juga memberikan berbagai bahan edukasi dan alat peraga yang akan digunakan oleh para mahasiswa dalam kegiatan pengabdian di desa-desa di Kabupaten Sampang. Diharapkan, dengan adanya dukungan dan pembekalan ini, mahasiswa IAI NATA Sampang dapat berperan aktif dalam mengurangi angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkret dalam upaya mencapai Indonesia Emas 2045, dimana generasi muda yang sehat dan cerdas menjadi kunci utama dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik. Dengan kolaborasi antara akademisi dan lembaga pemerintah, diharapkan penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif dan menyeluruh.